Archive for May, 2005

Miss Indonesia and Miss Canada

Tuesday, May 31st, 2005

NatalieAkhirnya indonesia boleh berbangga hati, karena tahun ini Indonesia mengirimkan Miss Indonesia pertama untuk mengikuti ajang Miss Universe. Meskipun memang dari beberapa kalangan (yang mayoritas ibu2 yang -maaf- berpendidikan rendah) sangat mengutuk keikutsertaan Artika Sari Devi dlm Miss Universe. Seharusnya pada "hari gini" Miss Indonesia harus dapat dukungan 100% dari seluruh rakyat Indonesia. Mengapa demikian?…karena:
1. Miss Universe tidak melanggar etika, hukum, budaya, agama dan tata krama yg berlaku di Indonesia
2. Bagus untuk menaikkan pariwisata di Indonesia. Siapa tau makin bisa narik banyak investor asing. who knows, dude.
3. Bisa jadi Role-Model bagi wanita indonesia lainnya (yang kebanyakan masih berpikir…"ngapain kerja…itu kan tanggung jawabnya suami..kerjaan kita mah belanja aja"). Supaya mental wanita Indonesia itu lebih berkualitas.
4. Gebrakan baru bagi generasi muda Indonesia. Kareena skrng udah bukan jamannya lagi kita ngikutin pola pikir ibu2 kolot yg menghujat Miss Indonesia. Buka Internet atau Kirim/Bales sms saja mereka ngga bisa kok, ngapain mesti di ikutin cara berpikirnya?
5. Bisa naikin citra Indonesia di mata dunia. Selama ini seperti yg kita ketahui, Indonesia lebih dikenal sebagai salah satu negara terkorup di dunia, sarang teroris dan korban tsunami. Dengan adanya Miss Indonesia di ajang Miss Universe, paling tidak kita bisa nunjukin ke dunia bahwa wanita Indonesia itu juga berkualitas.

With_artikaRasanya amat sangat picik sekali kalo Miss Indonesia tidak di dukung oleh negaranya sendiri. Harusnya mereka2 yg nganggep ini "melanggar" tata krama, melihat kembali isi lemari pakaian mereka, ada baju renang ngga? Emangnya baju renang itu illegal di Indonesia? Kalo Illegal, udah berapa banyak orang yg di borgol di pantai Kuta Bali.

Saya bisa jamin mereka yg kontra terhadap kepergian Miss Indonesia adalah mereka yg tidak menarik di mata rakyat. Mereka ini adalah orang yg bisa dikategorikan AMISH (kalo di amerika, yaitu orang2 yg menolak perkembangan jaman). Mereka2 yg punya self esteem rendah. Mereka2 yg masih punya mental bobrok lah yg menghambat kemajuan bangsa ini. Kalo Indonesia mau maju, gw jadi inget apa kata boss gw "Change! before we are forced to change". Apakah Indonesia harus di jajah dulu, untuk maju?Berempat_2

Secara pribadi gw bangga…Artika itu sosok yg patut untuk di contoh. karena dia berani ambil resiko…no matter what…dia maju keajang Miss Universe. Wanita semacam ini yang dibutuh Indonesia. Wanita yg berani maju, dan mempertahankan dan memperjuangkan yg dia percaya. Soal dia masuk 15 besar, itu ngga terlalu ngaruh buat gw…dengan dia tiba di bangkok aja…gw udah salut!

This years Miss Universe is Miss Canada which is perfect in every way. emang bener2 paling kinclong diantara semuanya. She got brain…gw suka banget sama jawaban dia…kalo berpikir positif itu emang tantangan paling berat dalam hidup. emang easy to say…tapi hard to do. orang IT pula…gila itu dia langsung jadi idola Geek sedunia. Senyumnya juga OK banget. Salut deh buat Miss Canada. Gw rasa selain bisa berbahasa Inggris dan Perancis, dia juga bisa berbahasa Lingo, Java Script and HTML 4. huauhauhuhaa….

Destroy the Metrosexual

Wednesday, May 25th, 2005

Arwork_4th_17Akhir2 ini kita sering denger istilah metrosexual. Metrosexual yg konon artinya itu adalah cowok "aware" sekali dengan penampilannya di muka umum. Cermin merupakan benda wajib yg dimiliki kaum tersebut. Seiring dengan berkembangnya gaya hidup dan teknologi, kaum metrosexual ini sendiri mulai merambah ke lapisan masyarakat indonesia, umumnya orang2 dr kalangan menengah keatas.

Kaum metrosexual biasa menghabiskan waktu berjam2 untuk dandan, belanja pakaian, belanja perawatan tubuh yg ngga penting dan menghabiskan banyak uang utk penampilan. Kalo soal narcist, gw sendiri juga termasuk narcist, tapi bukan berarti gw harus keluarin duit banyak2, ngabisin banyak waktu buat dandan utk bisa di pandang orang.

Menurut opini gw, metrosexual merupakan salah satu fenomena yang di buat oleh kaum homosexual untuk bisa diterima pelan2 di tengah masyarakat. Jadi setiap metrosexual itu memiliki 100% chance untuk memiliki gay tendencies. Metrosexual adalah korban dari homosexual.

Gw personally have nothing against homosexual. But i totally dislike the metrosexuals.
Kenapa gw bisa ngga suka? karena:
1. kaum yg labil. orientasi sexualnya ngga jelas) ngga jelas identitasnya,
2. low-self esteem. ngapain sih keluar duit banyak2 buat dandan? gw aja ngga perlu dandan, cewek2 udah pada nempel kok. ooh, maaf…gw lupa! mereka dandan bukan buat narik perhatian cewek….tapi cowok!
3. self centered. kalo emang pengen jadi pusat perhatian, kenapa ngga mencetak prestasi aja.
4. lack of leadership. pada umumnya heterosexual, ngga mau dipimpin oleh kaum metrosexual, gimana bisa jadi pemimpin? jenis kelamin diri sendiri aja bingung.
5. bisa mengancam keberadaan heterosexual.
6. bener2 ngasih jarak antara si kaya dan si miskin. It takes some money to become a metrosexual. gw ngga pernah denger tuh, ada metrosexual mau datang ke aceh/yatim piatu buat bantu2.
7. image-nya manja. Cuma bisa hidup di seputar kota metropolitan. coba aja lo suruh metrosexual camping di gunung, yg ada mereka bilang ngga bisa ikut karena ada janjian pedicure di salon.
8. pola pikirnya duniawi banget. Karena mereka memuja materi (menurut gw sebagai simbol berhala).

Buat gw, yang namanya cowok itu udah ada kodratnya sendiri. Seorang cowok itu harus bisa jadi pemimpin, karena mereka suatu saat nanti akan di tuntut jd kepala keluarga yg bisa dijadikan panutan bagi keturunannya. Kebayang ngga sih, ketimbang uangnya di pake buat belanja baju, make-up2 dsb…mendingan uangnya di pake buat hal lain yg lebih penting, contohnya: buat modal usaha, buat disumbangin ke sodara2 kita di aceh, buat belajar komputer, buat uang bulanan gym, buat beliin cewek2 hadiah, buat traktir teman2…yg pasti buat orang orang2 lain yg lebih membutuhkan, ketimbang kita memenuhi kebutuhan pribadi yg ngga jelas juntrungannya.

Kasian banget ya, kaum metrosexual, mesti dandan dulu, buat di terima masyarakat..yg pada akhirnya publik menilai mereka dr dandanannya, bukan diri mereka yg sebenarnya. Kalo udah jelas, diri mereka homosexual, ngapain mesti sok2 nyamar pake label metrosexual. Memang sih, itukan urusan pribadi mereka masing2. selama mereka ngga ganggu gw, orang lain, ngga ngelanggar hukum dll…buat gw no problem. tapi tolong dong…mosok mereka ngga ngerasa dirinya sebenarnya Gay sih?

Choices

Thursday, May 19th, 2005

Dalam kehidupan sehari2 kita tidak pernah lepas dari yg namanya pilihan. mulai dari bangun tidur, kita disuruh memilih antara ingin lanjut tidur lagi beberapa menit, atau langsung bangun,mandi. Setelah kita menetapkan pilihan kita untuk mandi, kemudian muncul lagi pilihan lain, apakah makan pagi dulu baru berangkat ke kantor, atau sebaliknya. Pilihan terjadi dalam segala aspek dalam hidup kita, sebenarnya pilihan itu sendiri adalah kekuatan yang tanpa kita sadari, kita memilikinya asalkan kita siap menanggung segala konsekwensi atas pilihan kita. Orang yang biasanya stress, tertekan dan menyesal kebanyakan dari mereka adalah orang2 yg tidak mampu menanggung resiko, konsekwensi atas pilihan mereka sendiri.

Karena adanya pilihan2 inilah, seorang manusia atau pun makhluk hidup lainnya dapat menertukan nasib mereka masing. Berbeda dengan malaikat, yang tidak punya pilihan lain selain menjalankan perintah-Nya, demikian juga iblis, yg tidak punya pilihan lain selain menggiring manusia ke api neraka. Karena adanya pilihan inilah seorang manusia itu tinggi derajatnya di mata Tuhan YME. Tapi sayangnya lebih banyak manusia yg menyesali atas pilihan mereka sendiri, bukannya mensyukuri kenikmatan, kebebasan untuk bisa memilih.