Archive for April, 2006

Case of EX

Friday, April 21st, 2006

Source: Bulletin Board Friendster.

MeNyeLamaTkaN diRi daRi ManTan…

1. Jangan menghindar
Jangan menghindar. Lupakan masa lalu. Inilah saatnya bagi Anda untuk mengatasi rasa takut. Wajar saja bagi Anda untuk merasa gelisah. Tapi ingat, pertemuan tidak berlangsung selamanya dan ketika meninggalkannya, Anda sadar telah berhasil
menguasai diri sendiri. Jelas, hal itu telah menambah rasa percaya diri Anda.

2. Topik pembicaraan
Walaupun Anda putus hubungan dengan cara yang tidak enak, sekarang bukan saatnya untuk memperbaiki masa lalu. Pusatkan topic pembicaraan pada kejadian masa kini. Tidak perlu bertanya secara rinci. Semakin samar topic pembicaraan, semakin baik bagi Anda untuk pergi tanpa “pesan dan kesan”. Sebaiknya hindari pembicaraan yang menyangkut kehidupan percintaan Anda ataupun dia.

3. Jangan didramatisir
Bila mantan pacar memaksa untuk mencari tahu apa yang salah, tolak untuk membahasnya. Anda berdua punya andil atas putusnya hubungan, mintalah maaf untuk kesalahan yang Anda buat, dan tetap pusatkan perhatian Anda untuk lepas dari hubungan tersebut. Jangan sampai terjadi di depan umum. Bukan saja karena hal tersebut memalukan, tapi peristiwa seperti itu juga dapat membangkitkan kenangan lama dan bisa membuat Anda terbawa perasaan. Tujuannya adalah untuk menjaga harga diri Anda. Mendramatisir keadaan membuat perasaan lega untuk sesaat, tetapi sesudahnya akan membuat Anda tersiksa.

4. Tidak perlu basa basi
Bertemu dan mengobrol dengan mantan pacar, walaupun putusnya dengan baik-baik, tetap perlu membatasi pembicaraan. Semakin lama Anda mengobrol, semakin besar kemungkinan untuk berhubungan dekat kembali atau bahkan untuk bertengkar.

5. Jauhkan dari pikiran untuk berhubungan kembali
Nah, Anda sudah berhasil lalu pergi dengan penuh percaya diri. Lalu, apa yang Anda lakukan sekarang? Jangan pikirkan kata-kata yang diucapkannya semisal, “Sampai ketemu lagi!” atau “Nanti kita kontak-kontakan, ya” dan lalu Anda bertanya pada diri sendiri, “Apa, ya, maksudnya dia berkata demikian?” Sebaliknya, puji diri Anda karena dapat bersikap dewasa.

Mungkin lebih baik Anda memikirkan merayakan putusnya hubungan Anda dengan dia di sebuah kafe bersama teman-teman untuk sekadar minum dan cuci mata. Anda tidak pernah tahu, bakalan ketemu siapa di kafe? Siapa tahu Anda dapat pengganti yang lebih baik!

6 TIPE PRIA YANG HARUS DIHINDARI SETELAH
PUTUS HUBUNGAN

1. Si Pemarah
Cara mengenalinya: Belum apa-apa dia sudah menceritakan tentang pacarnya yang berselingkuh dengan pelatih fitness-nya atau membawa kabur tabungannya dan dia mengatakan tidak sabar mendengar cerita mengenai putusnya hubungan
Anda dengan si mantan.

Mengapa dia menggoda hati: Anda menghadapi musuh yang sama yaitu: sama-sama punya mantan. Di satu sisi sifat “panas” mantan Anda dapat membuat Anda bergairah.

Tinggalkan: Bila teman kencan baru (yang juga baru putus hubungan) selalu menyalahkan mantannya, biasanya dialah yang bermasalah dan
umumnya dia belum siap untuk memulai suatu hubungan baru.

2. Sahabat dan bekas mantannya
Cara mengenalinya: Dia tidak tertarik pada pembicaraan lain kecuali membicarakan
mantannya.

Mengapa dia menggoda hati: Tampaknya dia ingin memberi penyegaran bagi Anda.

Hindari: Tetap menjaga hubungan baik dengan sahabat, tentu tidak ada salahnya. Tetapi bila dia selalu membicarakan mantannya, seolah-olah tidak ada yang lebih baik daripada mantannya, berarti dia masih mencintai dan masih ingin kembali ke mantannya. Tinggalkan dia.

3. Kawakan
Cara mengenalinya: Dia tipe yang tertutup, memakai sepatu mahal, tampak rapi, dan selalu menghindari pembicaraan yang bersifat pribadi.

Mengapa dia menggoda hati: Seperti pada permainan tenis, bila lawan main Anda seorang yang sudah mahir, tenaga Anda tidak terkuras seperti bila main dengan pemula. Demikian juga halnya dengan tipe orang yang sudah kawakan. Dia pandai membuat Anda merasa nyaman, relaks, dan aman.

Hindari: Orang dengan tipe ini pintar berkencan dan pada umumnya tidak mau terlibat dalam pembicaraan yang menyangkut masalah pribadi. Biasanya dia juga tipe yang tidak mau terikat.

4. Penasihat ulung

Cara mengenalinya: Dia pandai bicara dan jago memberi nasihat.

Mengapa dia menggoda hati: Bila berkonsultasi ke ahli, Anda harus bayar, kan? Nah, kalau bisa konseling gratis, mengapa tidak?

Tinggalkan: Kencan Anda akan seperti sesi terapi alias tidak romantis dan tidak menarik. Masalah yang paling utama adalah, orang dengan tipe seperti ini bertambah bahagia mendengarkan kesedihan orang lain.

5. Posesif

Cara mengenalinya: Pada waktu dia mendengar Anda menikah, yang dia tanyakan sambil bercanda adalah, “Pasangan kamu menyakiti kamu?”

Mengapa dia menggoda hati: Cemburu membuat orang merasa tersanjung. Dia menginginkan Anda hanya untuk dirinya.

Tinggalkan: Rasa cemburu yang besar menunjukkan sifat emosi yang tidak stabil.
Pada awalnya memang tampak seperti memberi perhatian tetapi selanjutnya akan merupakan suatu hal yang tidak menyenangkan bila semua tindakan dan apa yang Anda kerjakan harus diketahuinya.

6. Anak muda

Cara mengenalinya: Dia akan mengatakan, Anda jauh lebih menarik dari gadis usia 22 tahun yang pernah dikencaninya. Dan begitu tahu Anda baru saja menjanda wow, dia merasa seperti baru dapat lotere.

Mengapa dia menggoda hati: Dia sangat seksi dan mempunyai daya tarik yang kuat.

Tinggalkan: Dia hanya ingin memanfaatkan Anda. Kencan dengan Anda berarti dia tidak perlu mengeluarkan uang.